KOORDINASI DAN PENYERAHAN MAHASISWA PRAKTIK STASE KEPERAWATAN KELUARGA DAN KOMUNITAS PN 21
Sumberadi, Sleman (23 Januari 2025) – Sebanyak 44 mahasiswa Program Studi Keperawatan (S1) dan Ners Tahap Profesi Angkatan XXI dari STIKES Wira Husada Yogyakarta, telah memulai pelaksanaan praktik profesi keperawatan keluarga dan komunitas. Praktik ini merupakan bagian dari kurikulum yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan yang mencakup pencegahan primer, sekunder, dan tersier kepada keluarga dan masyarakat.
Praktik profesi ini berlangsung di wilayah Puskesmas Mlati 2, Sumberadi, Kabupaten Sleman, DIY, dan dijadwalkan berlangsung 13 Januari hingga 22 Maret 2025. Mahasiswa akan berfokus pada penerapan asuhan keperawatan dengan memperhatikan empat belas dasar kebutuhan manusia menurut Virginia Henderson, yang mencakup semua rentang usia, dari bayi hingga lanjut usia.

Tujuan utama dari praktik ini adalah untuk melatih mahasiswa agar mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga formal maupun non-formal, dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berbasis pada upaya promotif dan preventif. “Praktik ini juga mengajarkan mahasiswa untuk mengutamakan kemandirian keluarga dan komunitas dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mereka,” ujarnya.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan untuk menjalankan fungsi advokasi, membuat keputusan yang mempertimbangkan aspek legal dan etik, serta memanfaatkan hasil penelitian terkini dalam bidang keperawatan keluarga. Praktik ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan mereka dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat, mengidentifikasi masalah kesehatan yang bersifat aktual, risiko, dan potensial, serta memberikan solusi yang tepat dan berbasis bukti.
Pembimbingan dalam praktik ini dilakukan oleh dosen-dosen dari Prodi Keperawatan STIKES Wira Husada, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk puskesmas, pemerintah setempat, dan kader kesehatan. Penyerahan mahasiswa kepada pihak terkait dilakukan pada Rabu, 8 Januari 2025 di Kantor Kelurahan Sumberadi, yang dihadiri oleh perwakilan dosen, puskesmas, serta tokoh masyarakat setempat, seperti Bapak Lurah Sumberadi dan Dukuh setempat.
Selain memberikan asuhan keperawatan keluarga, mahasiswa juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan komunitas dengan fokus pada kesehatan yang holistik dan berbasis masyarakat. Praktik ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat setempat melalui peningkatan kualitas hidup dan kesehatan mereka.
Dengan adanya praktik ini, diharapkan mahasiswa keperawatan dapat mengembangkan keterampilan praktis yang mendalam dan mampu berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan di tingkat komunitas.
